GEREJA KATOLIK ST. PADRE PIO STASI POTENG


Sabtu, 15 Juli 2017

PENJUBAHAN PARA FRATER NOVIS KAPUSIN ANGKATAN 2017 - 2018 DI BIARA NOVISIAT POTENG SINGKAWANG

PENJUBAHAN PARA FRATER NOVIS KAPUSIN ANGKATAN 2017 - 2018 DI BIARA NOVISIAT POTENG SINGKAWANG

PENJUBAHAN PARA FRATER NOVIS KAPUSIN ANGKATAN 2017 - 2018 DI BIARA NOVISIAT POTENG SINGKAWANG

Gereja Poteng. Hari ini, jumat (14/07/2017), Singkawang diguyur hujan lebat. Hujan yang berlangsung lama ini membuat cuaca dingin. Tak terkecuali di komplek Biara Novisiat Poteng juga mengalami hal yang sama. Suasana hujan ini seolah-olah mengisyaratkan ucapan selamat datang bagi 9 Frater Novis Kapusin di Biara Poteng. Tepat jam 18.00 WIB, dilangsungkan ibadah sore (salve) dangan acara utama penjubahan 9 Frater Novis Kapusin Poteng. Ibadah sore ini dipimpin langsung oleh Pastor Gabriel Marcel, OFMCap, selaku Magister Novisiat Poteng dan didampingi oleh Pastor Felix Triyono, OFMCap, selaku guardian / socius magister. Dalam ibadah sore ini, para frater novis menerima jubah Kapusin, buku ibadah harian / brevir, dan lilin yang menyala.
Perlu diketahui bahwa Novisiat adalah istilah untuk masa pendidikan awal bagi seorang religius (selibat) dalam Agama Katolik. Selama masa novisiat para novis diperkenalkan kepada suatu cara hidup tarekat religius. Hukum kanonik no. 646 menyebutkan bahwa seluruh kehidupan religius seseorang dimulai di novisiat. Masa novisiat dikatakan sah jika memenuhi rentang waktu selama 12 bulan. Dua tujuan utama masa novisiat adalah sebagai tempat percobaan dan pembinaan. Hidup sehari-hari novisiat diisi dengan doa, kerja tangan, dan kegiatan lain sesuai kekhasan masing-masing ordo religius atau tarekat.
Arti kata novisiat (novitiate) itu sendiri adalah periode menjadi seorang novis. Novis adalah sebutan untuk orang yang sedang dalam proses novisiat (novice). Kata ini berasal dari kata bahasa Latin (novus) yang artinya baru atau segar.
Di penghujung ibadah sore ini, Pastor Gebi, panggilan akrab Pastor Gabriel Marcel, OFMCap, memeperkenalkan nama biara para frater tersebut.

9 Frater Novis yang menerima penjubahan adalah

1. Frater Thadius Koros, OFMCap
2. Frater Paulus Sabinus, OFMCap
3. Frater Hieronimus Kiro, OFMCap
4. Frater Petrus Kalut Kurniawan, OFMCap
5. Frater Agusto Tshang, OFMCap
6. Frater Inigo Banyu Segara, OFMCap
7. Frater Willian James Kwere, OFMCap
8. Frater Gregorius Wiro, OFMCap
9. Frater Silvester Egi Maryanto, OFMCap












Sabtu, 01 Juli 2017

MENDAKI PUNCAK GUNUNG POTENG SINGKAWANG TIMUR

MENDAKI PUNCAK GUNUNG POTENG SINGKAWANG TIMUR

MENDAKI PUNCAK GUNUNG POTENG SINGKAWANG TIMUR 


Gereja Poteng. Pada hari ini, sabtu (1/07/2017), kami komunitas Gereja Poteng / Novisiat Kapusin Poteng (Pastor Felix, pengurus umat, Para Frater Novis lama, dan baru, serta OMK) mengadakan acara untuk mendaki puncak gunung Poteng. Sebelum berangkat, Pastor Gabriel Marcel, OFMCap, selaku Magister Novisiat Kapusin, berkenan memberikan pengarahan singkat dan memimpin doa bersama untuk keselamatan dan kelancaran. Pada pukul 08.30, kami berangkat menuju puncak gunung Poteng dengan bimbingan Pastor Felix, OFMCap. Cuaca hari ini cukup cerah dan tidak panas. Kondisi ini sangat mendukung kelancaran perjalanan kami. Ada sekitar 30 orang dalam acara ini. Perlu diketahui bahwa gunung Poteng mempunyai ketinggian 725 m dpl dan dapat ditempuh dalam waktu 1 - 3 jam perjalanan. Kegiatan mendaki gunung Poteng ini, merupakan kegiatan rutin tahunan dalam rangka menyambut kehadiran frater novis baru. Mereka datang pada hari jumat lalu. Di Novisiat Poteng ini, mereka akan menjalani masa novisiat (percobaan) selama 1 tahun sebelum mengucapkan kaul perdana. Dalam pendakian ini, kami sangat antusias dan semangat. Ada raut muka senang dan bahagia. Pada siang hari sekitar jam 11.00, kami sudah sampai menuju puncak gunung Poteng. Akhirnya, kelelahan kami dibayar dengan keindahan gunung Poteng dan sekitarnya yang sangat menawan. Di puncak gunung Poteng, kami santap siang bersama yang sebelumnya sudah dipersiapkan di biara Poteng. Kami sangat puas menikmati keindahan alam gunung Poteng. Sekitar jam 13.00, kami mulai menuruni gunung Poteng dan sampai biara Poteng kurang lebih jam 15.00. Ada peristiwa ini dalam perjalanan ini, yaitu: keikutsertaan ajing biara yang dinamai Bleki. Si Bleki mengikuti perjalanan kami dari awal dan akhir. Anjing ini begitu setia mengikuti kami. Meskipun usianya tergolong tua, namun Si Bleki sangat kuat dan semangat bersama kami.